Wednesday, 22 August 2018

Kontrak Kuliah


Deskripsi pembelajaran

Perencanaan merupakan suatu alat untuk perumusan dan penyusunan rangkaian saran-saran/resep (prescriptions) tindakan yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah yang ada dan berkembang, sekaligus untuk mewujudkan kondisi-kondisi yang diinginkan di masa mendatang. Upaya mengatasi masalah sambil memanfaatkan potensi-potensi yang ada, dan bahkan memelihara, memperbaiki, membangun sinergi, atau menciptakan peluang-peluang yang lebih baik di masa depan ini juga memerlukan suatu rangkaian proses yang dilakukan untuk mengenali dan memahami masalah yang dihadapi, memahami potensi  dan kekuatan yang dimiliki, serta menilai peluang-peluang dan kesempatan yang ada untuk memutuskan rumusan pengkoordinasian rangkaian tindakandan aktivitas-aktivitas lain, dalam suatu kesatuan tindakan yang terkelola, yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.


Dari sudut pandang ini, dapat dikatakan bahwa perencanaan juga merupakan suatu rangkaian tindakan/aktivitas yang terarah dan terkendali pada beberapa keperluan untuk: mengenali dan memahami persoalan-persoalan yang dimiliki; mengenali dan memahami potensi, ketersediaan sumberdaya, dan kesempatan-kesempatan yang bisa dilakukan; menganalisis kebutuhan-kebutuhan, tujuan dan harapan, termasuk untuk memahami peluang-peluang untuk mendayagunakan sumber-sumber daya dan kesempatan-kesempatan yang dimiliki, untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi;merumuskan rangkaian tindakan bias dilakukan dan diyakini mampu menjadi jalan untuk mencapai tujuan-tujuan dan harapan-harapan yang diinginkan; dan mengelola pelaksanaan rangkaian tindakan-tindakan yang telah direncanakan agar sesuai maksud dan tujuan pelaksanaannya.

Dalam konteks ini, prencanaan menjadi suatu proses yang dinamis, dimana aktivitas yang dilakukan tidak harus selalu berlangsung secara linier, namun harus mampu memberikan beberapa umpan balik (learning proccess),baik di dalam penyusunannyamaupun di dalam pelaksanaannya. Umpan balik dan perubahan tersebut diperlukan untuk melakukan cek dan ricek, agar permasalahan dan/atau tujuan serta harapan yang dibidik dan disasar di dalam proses perencanaannya benar-benar merupakan permasalahan yang sebenarnya, serta agar rumusan kegiatan yang disusun dan dilakukan benar-benar mampu membawa aktivitas kepada tujuan untuk mengatasi permasalahan yang dibidik secara efektif.

Dinamika ini terjadi karena obyek perencanaan, yaitu ruang dan segala aktivitas yang berlangsung di dalamnya seringkali berkembang sepanjang waktu dalam suatu proses yang komplek dan dinamis, sebagai akibat dari adanya berbagai sistem aktivitas yang berada di dalamnya, yaitu sistem aktivitas ekonomi, sosial, lingkungan, maupun sistem politik, pengambilan keputusan dan pengorganisasian yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Perubahan itu juga terjadi karena munculnya perkembangan persepsi, keinginan, pendekatan dan cara-cara baru dari setiap aktor yang ada di dalam masyarakat maupun sistem aktivitasyang berlangsung di dalam wilayah atau kota tersebut. Dalam konteks perencanaan, perubahan-perubahan yang terjadi tersebut seringkali harus diakomodasi sebgai bagian dari skenario yang terjadi,agar perkembangan permasalahannyajuga turut bisa diantisipasi secara efektif di dalam proses perencanaan, dengan mnggunakan kapasitas sumber daya yang dimiliki.

Di dalam prakteknya, dinamika dan perubahan tersebut memunculkan beberapa pendekatan perencanaan yang berbeda, yang juga disebabkan oleh kebutuhan yang berbeda. Pendekatan berbeda tentu juga akan menghasilkan rangkaian tindakan yang berbeda dibandingkan dengan pendekatan lain. Perbedaan tindakan inilah yang menjadikan proses perencanaan, yaitu perumusan terhadap rangkaian tindakan yang perlu dilakukan dalam mengantisipasi permasalahan tersebut menjadi berbeda-beda tergantung kepada obyek, kebutuhan dan juga pendekatan yang dijadikan landasan. Seorang perencana yang baikseharusnya bisa memahami kenyataan ini sehingga terbiasa menentukan pendekatan dan proses perencanaan yang sesuai, dan bekerja dalam situasi yang berbeda-beda ketika melakukan perencanaan.

Dengan latar belakang tersebut, matakuliah ini dirancang untuk memberikan landasan dasar pemahaman tentang proses dan tahapan perencanaan, sesuai dengan tipe dan kondisi perencanaan yang berbeda. Kemampuan membedakan proses perencanaan berdasar substansinya sangat ditentukan oleh kepekaan pemahaman terhadap karakteristik serta lingkup dan lingkungan permasalahan pembangunan yang dikaji. Pemahaman terhadap karakteristik, lingkup dan lingkungann perencanaan ini sangat penting karena akan berpengaruh kepada pemilihan metoda perencanaan yang pada gilirannya berimplikasi kepada kemampuan identifikasi kebutuhan preskripsi dan model perencanaan.

Mata kuliah ini membahas akan pendekatan-pendekatan yang bisa dilakukan di dalam suatu proses perencanaan, serta tahapan kegiatan yang menjembatani antara perencanaan dan implementasi pembangunan, karena perencanaan dan pembangunan secara teoritik merupakan sebuah rangkaian yang tidak terpisahkan dan saling mempengaruhi. Oleh karena itu, mata kuliah ini juga akan mencoba memberikan bekal wawasan serta pengetahuan praktis bagaimana menghubungkan perencanaan denganpembangunan sehingga terjadi sinergitas di antara keduanya. Pembahasan dilakukan melalui penjelasan dasar teori, konsep dan metode serta melalui studi kasus perumusan program pembangunan pada kasus nyata di Indonesia.

manfaat pembelajaran

Mata kuliah PWK 603 Proses Perencanaan dan Pembangunan merupakan mata kuliah dasar yang ditujukan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang proses perencanaan dan evaluasi program pembangunan wilayah dan kota. Pemahaman perencanaan ini dilakukan dari berbagai tipe perencanaan.

Tujuan umum pembelajaran mata kuliah ini adalah pada akhirnya mahasiswa mampu menjelaskan proses perencanaan, menyusun dan mengevaluasi program pembangunan wilayah dan kota. Secara lebih khusus, diharapkan mahasiswa mampu untuk:
  1. Menjelaskan pendekatan dan tahapan dalam proses perencanaan serta perannya dalam proses pembangunan;
  2. Memahami proses penyusunan suatu proses perencanaan;
  3. Memahami proses penyusun program pembangunan yang menjadi dasar bagi kegiatanpembangunan;dan
  4. Menjelaskan dasar teori dan metode evaluasi serta mampu menggunakannya untuk proses monitoring dan evaluasi dari suatu kegiatan pembangunan;

kompetensi pembelajaran

standar kompetensi

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, peserta diharapkan mampu mengenali keragaman permasalahan dan sifat dari permasalahan perencanaan pembangunan yang ada, serta mampu mengenali keragaman darisistem perencanaan yang ada dan rangkaian proses perencanaannya.

strategi pembelajaran

Pembelajaran dalam mata kuliah ini dilaksanakan dengan dua tahap. Tahap Pertama adalah perkuliahan tentang proses perencanaan yang dilakukan dengan metoda ceramah dan diskusi. Selanjutnya, pada Tahap Kedua dilakukan perkuliahan tentang proses evaluasi, penilaian dan monitoring pembangunan.

Tahap-tahap ini dilakukan sebagai penjelasan tentang materi perkuliahan yang ada. Dosen akan menjelaskan secara singkat dan garis besar dari suatu atau beberapa materi perkuliahan di kelas, dan mahasiswa diharapkan untuk bisa secara aktif, baik individual maupun kelompok untuk membahas dan memberi respon.

Selain perkuliahan yang dilakukan di dalam tahap-tahap ini, proses pembelajaran dilakukan dengan cara menganalisis terhadap salah satu contoh dari proses perencanaan dan proses pembangunan yang ada. Kegiatan ini dilakukan untuk memperdalam materi perkuliahan dengan mengembangkan pemikiran dan pemahaman terhadap berbagai metode yang pada intinya mengedepankan keaktifan mahasiswa, baik secara berkelompok maupun individual. Pendekatan yang dilakukan pada tahap ini adalah mengembangkan peran aktif mahasiswa di dalam melakukan analisis dan penilaian terhadap suatu proses perencanaan dalam pembangunan wilayah dan/atau kota. Oleh karena itu, tahapan dari strategi pembelajaran ini dilakukan dengan suatu peran aktif mahasiswa dalam penyusunan tugas-tugas yang diberikan, baik kepada kelompok maupun kepada individu.

No comments:

Post a Comment