Pada materi ini, akan dibahas mengenai:
1. Apa yang dimaksud dengan Perencanaan?
2. Mengapa kita membutuhkan perencanaan?
3. Bagaimana perencanaan memiliki dampak?
4. cakupan perencanaan
5. rintangan dalam perencanaan
apa yang dimaksud dengan perencanaan?
Perencanaan dapat dilihat dari dua aspek, yakni sebagai produk perencanaan atau sebagai proses perencanaan. sebagai sebuah produk/ hasil, perencanaan dinilai sebagai sebuah penampakan wujud fisik dari sesuatu, sebagai ekspresi dari apa yang kita harapkan untuk diselesaikan di masa depan, sebagai prediksi dari apa yang mungkin akan terjadi di masa depan, sebagai kerengka kerja untuk membantu kita dalam merealisasikan sebuah visi, dsb. perencanaan dilihat sebagai proses dapat dinilai sebagai sebuah cara untuk melakukan sesuatu, sebagai sebuah cara untuk merangkai langkah-langkah praktis untuk mencapai tujuan secara spesifik di masa depan, dan perencanaan adalah proses yang bertujuan dimana tujuan yang ditetapkan dan kebijakan dari tindakan-tindakan yang diuraikan untuk diterapkan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan tertentu dalam waktu tertentu di masa yang akan datang.
Lebih spesifik lagi, kita akan membahas apa yang dimaksud dengan perencanaan wilayah dan kota. perencanaan wilayah dan kota adalah seni dan ilmu pengetahuan tujuan penggunaan tanah, pembentukan, dan memberi bimbingan kepada pembangunan fisik dari sebuah kota/ wilayah. dapat dikatakan juga bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan seperti budaya masyarakat, ekonomi, lingkungan, dan kebutuhan rekreasi, serta untuk menyediakan kondisi-kondisi yang sehat bagi orang-orang baik kaya maupun miskin untuk hidup sejahtera dan melakukan aktifitas secara efisien, dan lingkunan alam diperlakukan dengan bijak. perencanaan kota dengan komponen spasial dan geografi dilakukan dengan menata sebuah ruang. perlu dibedakan antara tanah dan lahan. Menurut Dokuchaev: tanah (soil) adalah suatu benda fisis yang berdimensi tiga terdiri dari panjang, lebar, dan dalam yang merupakan bagian paling atas dari kulit bumi, sedangkan lahan (land) merupakan lingkungan fisis dan lingkungan biotik yang berkaitan dengan daya dukungnya terhadap kehidupan dan kesejahteraan hidup manusia (berdimensi 2). dengan kata lain, perencanaan kota/ wilayah bertujuan untuk menyediakan struktur spasial dari berbagai aktifitas (penggunaan lahan). perencanaan kota dan wilayah berfokus pada pembangunan lingkungan dan penataan komponen fisik, sosial dan ekonomi sesuai kebutuhan masyarakat. dalam hal ini, proses perencanaan dapat melibatkan komponen masyarakat di dalamnya.
Perencanaan kota/ wilayah mencakup banyak disiplin ilmu yang berbeda (fisik, sosial, budaya, ekonomi, politik, ekologi), dan membawa mereka semua di bawah satu payung. hal tersebut secara lebih luas lagi adalah sebagai wadah yang dapat menampung seluruh kebutuhan manusia dalam berbagai aspeknya. Perencana merupakan profesi dinamis yang bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan komunitas mereka, dengan menciptakan tempat yang lebih nyaman, berkeadilan, sehat, efisien, dan menarik bagi generasi sekarang dan mendatang. Arti penting sebuah perencanaan dimulai untuk menghadapi beberapa masalah seperti: pertumbuhan penduduk, proses urbanisasi, perubahan iklim, penipisan alam, dan ketidakberlanjutan dari pembangunan. Perencanaan adalah alat intervensi (kelembagaan) dalam mengelola proses pembangunan yang paling mendasar dalam fungsi manajemen perencanaan memberi arahan pada tindakan yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan di masa depan.
Pentingnya sebuah perencanaan
Perencanaan wilayah dan kota memiliki tujuan penting yang akan dijabarkan sebagai berikut:
- Mengurangi masalah pertumbuhan perkotaan / regional
- Melakukan infrastruktur dan akses yang berkelanjutan untuk masyarakat dan komunitasnya.
- Menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan sosial
- Perlindungan lingkungan dan meningkatkan efisiensi ekonomi
- Mengurangi kontribusi lokal yang menyebabkan masalah global
- Pengentasan kemiskinan dan mengurangi konflik sosial
- Menciptakan lingkungan hidup yang diharapkan
- Meningkatkan potensi dan kemungkinan di masa depan,
Jadi, perencanaan tidak semata-mata melakukan pengaturan terhadap ruang, tetapi juga mongkombinasikan dimensi sosial, ekonomi, politik dan lingkungan. pengaturan ruang merupakan pendekatan spasial untuk mengatur pembangunan.
Perlunya Perencanaan
Ada beberapa alasan mengapa perencanaan diperlukan, yaitu:
- untuk menghadapi kompleksitas
- untuk mengurangi ketidakpastian
- untuk mencapai tujuan tertentu
Banyak kegiatan pembangunan dilakukan dalam entitas spasial (daerah perkotaan, bagian dari daerah perkotaan, desa, daerah, dll.) dan Banyak masalah pembangunan yang memiliki dimensi ruang yang akan lebih baik jika mereka diperlakukan dengan pendekatan spasial. Berbagai permasalahan tersebut akan berdampak lebih luas jika tdak diatasi. jika perencanaan ruang tidak dilakukan maka pembangunan yang dilakukan tidak merata & kacau, penggunaan lahan tidak teratur, eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan , dan jaringan transportasi yang tidak terintegrasi.
Tujuan dari perencanaan adalah untuk menciptakan penghidupan yang lebih baik dan berkelanjutan yang meliputi:
- lingkungan yang layak huni
- kekayaan dan kesempatan kerja
- partisipasi dalam pengambilan keputusan
- perkembangan individu dan sosial
Untuk mengatur sumber daya spasial dalam menciptakan penghidupan yang lebih baik dan berkelanjutan dengan beberapa cara:
- menciptakan tempat yang nyaman, setara, sehat, efisien, dan menarik untuk generasi sekarang dan mendatang
- mengurangi konsumsi sumber daya alam dan luar angkasa,
- tidak menyia-nyiakan sumber daya lahan yang paling terbatas,
- menciptakan dan / atau meningkatkan kohesi spasial dan interaksi.
Pendekatan pembangunan terpadu dan lintas sektor dalam konteks perkotaan yang kompleks dalam menyediakan kebutuhan dasar penduduk dan kegiatan mereka dengan infrastruktur yang diperlukan seperti fasilitas sipil, kesehatan & perawatan medis, perumahan, pendidikan, transportasi, pekerjaan & pemerintahan yang baik untuk semua bagian dari komunitas tanpa diskriminasi. Proses tata kelola yang terkoordinasi dalam menyeimbangkan 4 komponen kehidupan, yaitu: kesejahteraan sosial; vitalitas ekonomi; ketersediaan infrastruktur; dan kualitas lingkungan.
Cakupan Perencanaan
1. Perencanaan pembangunan
pendekatan pembangunan terintegrasi untuk kehidupan yang lebih baik. dengan terintegrasinya sebuah pembangunan, maka aktivitas masyarakat akan lebih efisien sehingga segala sesuatu berjalan optimal. Dalam kehidupan sehari-hari, pembangunan terintegrasi dapat dilihat dari pembangunan suatu kawasan hunian yang memiliki sarana umum seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, pasar, dan infrastruktur yang layak. Seorang perencana harus memikirkan secara holistik kebutuhan akan pembangunan. Hal tersebut menjadikan kehidupan lebih baik.
2. Perencanaan tata ruang
Perencanaan sektoral adalah perencanaan yang dilakukan dengan pendekatan berdasarkan sektor. Yang dimaksud dengan sektor adalah kumpulan dari kegiatan-kegiatan atau program yang mempunyai persamaan ciri-ciri serta tujuannya. Pembagian menurut klasifikasi fungsional seperti sektor, maksudnya untuk mempermudah perhitungan-perhitungan dalam mencapai sasaran makro. Sektor-sektor ini kecuali mempunyai ciri-ciri yang berbeda satu sama lain, juga mempunyai daya dorong yang berbeda dalam mengantisipasi investasi yang dilakukan pada masing-masing sektor. Meskipun pendekatan ini menentukan kegiatan tertentu, oleh instansi tertentu, di lokasi tertentu, faktor lokasi pada dasarnya dipandang sebagai tempat atau lokasi kegiatan saja. Pendekatan ini berbeda dengan pendekatan perencanaan lainnya yang terutama bertumpu pada lokasi kegiatan.
Permasalahan dalam perencanaan
- Tidak adanya penegakan hukum yang tegas bagi pelaku pelanggaran terhadap tata ruang.
- perencanaan tata ruang didominasi oleh kepentingan politik kelompok tertentu.
- adanya konflik kepentingan antar sektor, misalnya: sektor lingkungan hidup, pertambangan, perumahan, dan industri.
DAFTAR PUSTAKA
-Materi Perkuliahan Dr. Fadjar Hari Mardiansjah, ST, MT, MDP
-http://anapratiwim.blogspot.com/2014/04/pengertian-dan-definisi-tanah-dan-lahan.html
-https://eqyrock.wordpress.com/2009/08/28/perencanaan-dan-pengembangan-wilayah/
-https://www.bappenas.go.id/id/data-dan-informasi-utama/dokumen-perencanaan-dan-pelaksanaan/perencanaan-menurut-dimensi-pendekatan-dan-koordinasi/




No comments:
Post a Comment